BBM Langka, HMI Babel Menduga Ada Permainan Elit Dalam Rantai Distrubusi

IMG-20251120-WA0019_11zon

GETARBABEL.COM, PANGKALPINANG– Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap berlanjutannya kelangkaan BBM di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkal Pinang.

Situasi ini bukan hanya kesalahan teknis distribusi dan menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan dugaan kuat adanya celah yang di manfaatkan oleh elit dalam rantai distribusi untuk kepentingan pribadi.

Ketua HMI Cabang Bangka Belitung, Vahren menilai, bahwa fenomena kelangkaan yang hanya terjadi di dua wilayah tersebut merupakan anomali dan harus dipertanyakan secara serius.

Menurutnya, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) ini menjadi fenomena yang menimbulkan banyak pertanyaan, apakah memang karna faktor cuaca, penyimpangan distribusi atau justru ada penyelundupan selama ini. Dengan begitu, HMI Cabang Bangka Belitung menilai pemerintah hari ini gagal dalam mengantisipasi risiko distribusi BBM

“Kami menilai seharusnya permerintah mampu melihat terkait dengan kondisi stok maupun cuaca buruk, karna hal ini bukan untuk yang pertama kalinya terjadi di bangka belitung dan hal ini menjadi pertanyaan kenapa dampaknya sampai dengan seperti ini ? dan kenapa terjadi di beberapa titik di kab/kota ? maka dari itu kami melihat pemerintah hari ini gagal untuk mengaantisipati dan tanpa solusi,”ucapnya.

Lanjut Vahren, HMI meminta pemerintah perlu mengambil tindakan tegas untuk masyarakat hari ini, karena antrian panjang yang terjadi beberapa hari terakhir akibat tingginya harga di eceran.

“Hasil advokasi kami di lapangan kenapa mereka lebih memilih antri panjang di pom itu karna harga di eceran itu 15-18RB per-liter dan itu menjadi keluhan utama di tengah krisis ekonomi hari ini. Pemerintah harus segera memberikan solusi untuk masyarakat karna jika tidak hal ini akan terus menjadi pemicu panic buying di masyarakat, kami meminta bahwa pemerintah harus menjawab keadaan ini dengan data yang valid tidak cukup hanya dengan vidio telponan tanpa solusi,”ujarnya.

HMI juga meminta aparat penegak hukum untuk turun langsung dan seharusnya melakukan penyelidikan proaktif terhadap praktik penimbunan. pihak kepolisian harus segera melakukan penyelidikan proaktif apakah memang benar kelangkaan ini terjadi karna faktor cuaca atau karna adanya penyeludupan ilegal yang mengakibatkan kelangkaan ini dan hal ini harus di jawab dengan data.

,”Jika memang terbukti adanya penyeludupan, maka jalur hukum wajib di tegakkan,”pintanya.

Vahren kembali menegaskan, HMI akan terus mengawal hal ini karena ini bukan hanya sekedar tentang faktor cuaca, kekurangan stok dan antrian panjang tapi kelangkaan ini terjadi karna adanya indikasi permainan yang di manfaatkan oleh elit.(SF)

Posted in

BERITA LAINNYA

Program GAMMIS Bakam Berikan Bantuan ke Gerobot

GETARBABEL.COM, BANGKA –– Gerakan Membantu Masyarakat Miskin (GAMMIS) Kecamatan Bakam…

Kampanye di Banyu Asin, Mulkan Bantu Petani Sawah Keruk Saluran Air

GETARBABEL.COM, BANGKA- Sabtu (2/11/2024), Calon Bupati Bangka H Mulkan SH…

Dana Transfer ke Daerah Berkurang, Ketua DPRD Pastikan TPP ASN dan Gaji P3K Tak Dipangkas

GETARBABEL.COM, BANGKA- Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi memastikan bahwa tunjangan…

POPULER

HUKUM

hipk

IPTEK

drone

TEKNOLOGI